Analisis Pengaruh Penerapan OOP terhadap Maintainability dan Scalability Aplikasi Web
DOI:
https://doi.org/10.20414/jatiskom.v3i1.13606Keywords:
Object-Oriented Programming, Maintainability, Scalability, Aplikasi Web, LaravelAbstract
Perkembangan aplikasi web yang semakin kompleks menuntut penerapan paradigma pemrograman yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan dan keberlanjutan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Object-Oriented Programming (OOP) terhadap aspek maintainability dan scalability pada aplikasi web. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen komparatif dengan mengembangkan dua versi aplikasi web, yaitu versi non-OOP dan versi berbasis OOP menggunakan framework Laravel. Pengujian dilakukan melalui pengukuran waktu perbaikan bug (MTTR), jumlah baris kode yang diubah (LOCM), waktu respon sistem, serta jumlah pengguna simultan yang mampu dilayani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan OOP meningkatkan maintainability hingga 57% lebih efisien dan scalability sebesar 128% dibandingkan versi non-OOP. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur modular, enkapsulasi, dan polimorfisme yang dimiliki OOP memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan efisiensi sistem. Kesimpulannya, OOP bukan hanya paradigma desain, tetapi juga strategi arsitektural yang berperan penting dalam memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan sistem web modern. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan bukti empiris bahwa OOP berperan signifikan terhadap peningkatan kualitas perangkat lunak dari sisi pemeliharaan dan skalabilitas.

