INKUBATOR PENETAS TELUR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK OPTIMALISASI PROSES PENETASAN

Authors

  • Enda Febrianti Putri STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani

DOI:

https://doi.org/10.20414/jatiskom.v3i1.13598

Keywords:

IoT, Inkubator Telur, ESP32, DHT22, Blynk, Penetasan Telur, Suhu, Kelembapan

Abstract

ENDA FEBRIANTI PUTRI

Proses penetasan telur secara manual seringkali menghadapi berbagai kendala, seperti fluktuasi suhu, kelembaban yang tidak stabil, serta keterbatasan dalam pemantauan dan pengendalian secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem inkubator penetas telur berbasis Internet of Things (IoT) guna mengoptimalkan proses inkubasi telur ayam kampung secara otomatis. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, yang terintegrasi dengan sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembapan, serta modul RTC DS3231 untuk mengatur waktu pembalikan telur secara otomatis setiap 4 jam. Data suhu dan kelembapan ditampilkan secara real-time pada LCD 16x2 dan dapat dipantau serta dikendalikan jarak jauh melalui aplikasi Blynk yang terhubung ke internet. Inkubator juga dilengkapi dengan aktuator seperti lampu pijar sebagai sumber panas, kipas DC untuk sirkulasi udara, serta motor AC untuk membalik rak telur, sehingga proses inkubasi dapat berlangsung secara otomatis. Sistem ini dirancang agar mampu menjaga suhu inkubasi dalam rentang 37–39°C dan kelembapan antara 60–75%, sesuai dengan standar optimal penetasan telur ayam.

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen rekayasa, di mana sistem diuji secara langsung selama 21 hari inkubasi menggunakan 12 butir telur fertil. Berdasarkan hasil pengujian, embrio dalam sebagian besar telur fertil berkembang dengan baik, yang menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di dalam inkubator telah tercipta dengan stabil dan mendukung perkembangan embrio secara optimal, meskipun belum ada telur yang berhasil menetas. Hal ini diduga disebabkan oleh faktor kualitas telur, kelembapan akhir inkubasi, atau frekuensi pembalikan yang kurang tepat. Prototipe terbukti mampu menjaga kestabilan lingkungan dan memungkinkan pemantauan jarak jauh secara efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Articles